beritapembangunan.web.id Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang melakukan peninjauan langsung terhadap pembangunan tanggul Sungai Cikadu serta peningkatan jalan lingkungan di kawasan Perumahan Bumi Cikarang Makmur, Desa Sukadami, Cikarang Selatan. Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memastikan proyek infrastruktur berjalan sesuai perencanaan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Peninjauan lapangan menjadi agenda rutin yang dilakukan Bupati Bekasi. Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah dapat melihat secara langsung kondisi pekerjaan di lapangan. Dengan cara tersebut, potensi kendala dapat diidentifikasi sejak dini sehingga perbaikan dapat segera dilakukan.
Bupati Bekasi menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur tidak hanya dinilai dari progres fisik, tetapi juga dari kualitas dan dampaknya bagi warga sekitar. Oleh karena itu, pengawasan langsung menjadi langkah penting dalam memastikan hasil pembangunan benar-benar optimal.
Fokus Penataan Sungai untuk Mengurangi Risiko Banjir
Penataan Sungai Cikadu menjadi salah satu program strategis Pemerintah Kabupaten Bekasi. Sungai ini selama bertahun-tahun menjadi titik rawan banjir, terutama saat curah hujan tinggi. Melalui pembangunan tanggul dan penguatan struktur sungai, pemerintah berharap risiko banjir dapat ditekan secara signifikan.
Bupati Bekasi menjelaskan bahwa penataan sungai dilakukan dengan berbagai metode. Upaya tersebut meliputi pendalaman alur sungai, pelebaran saluran, serta pembangunan turap sebagai penahan air. Langkah-langkah ini bertujuan meningkatkan kapasitas tampung air agar aliran sungai lebih terkendali.
Dengan kapasitas sungai yang lebih baik, genangan air di kawasan permukiman diharapkan dapat diminimalkan. Hal ini penting untuk melindungi keselamatan warga dan menjaga aktivitas masyarakat tetap berjalan normal.
Koordinasi Antar-OPD Terus Diperkuat
Dalam pelaksanaan proyek ini, Pemerintah Kabupaten Bekasi melibatkan berbagai organisasi perangkat daerah. Peninjauan lapangan tersebut turut didampingi Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi Kabupaten Bekasi, serta Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan.
Bupati Bekasi menekankan pentingnya koordinasi antar-OPD. Kerja sama yang solid dinilai menjadi kunci agar pembangunan dapat berjalan tepat waktu dan tepat sasaran. Setiap OPD memiliki peran masing-masing yang saling melengkapi.
Koordinasi ini juga diperlukan untuk menyelaraskan perencanaan dan pelaksanaan. Dengan komunikasi yang baik, potensi tumpang tindih pekerjaan dapat dihindari dan efisiensi anggaran dapat ditingkatkan.
Progres Pekerjaan Capai Tahap Akhir
Kepala Dinas SDA-BMK Kabupaten Bekasi, Henri Lincoln, menyampaikan bahwa progres pembangunan tanggul Sungai Cikadu menunjukkan hasil yang positif. Penyerapan anggaran telah mencapai lebih dari delapan puluh persen, sementara progres fisik berada di angka mendekati sembilan puluh persen.
Menurutnya, pekerjaan penataan aliran Sungai Cikadu bahkan telah melampaui sembilan puluh persen. Hal ini menunjukkan bahwa proyek berjalan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan sejak awal.
Henri menegaskan bahwa seluruh pekerjaan difokuskan pada optimalisasi fungsi aliran air. Dengan aliran yang lebih aman dan terkendali, kawasan permukiman di sekitarnya diharapkan terbebas dari ancaman banjir.
Peningkatan Jalan Lingkungan untuk Kenyamanan Warga
Selain pembangunan tanggul sungai, peninjauan juga mencakup peningkatan jalan lingkungan di kawasan perumahan. Kepala Disperkimtan Kabupaten Bekasi, Nurchaidir, menjelaskan bahwa penataan jalan lingkungan di lokasi tersebut mencakup panjang sekitar 175 meter.
Peningkatan jalan lingkungan ini bertujuan mendukung kenyamanan dan mobilitas warga. Infrastruktur jalan yang baik dinilai penting untuk menunjang aktivitas sehari-hari masyarakat di kawasan permukiman.
Secara keseluruhan, penataan jalan lingkungan yang dikerjakan Disperkimtan sepanjang tahun berjalan mencapai ratusan meter persegi. Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas lingkungan permukiman.
Realisasi Anggaran dan Target Penyelesaian
Nurchaidir menyampaikan bahwa pekerjaan yang bersumber dari anggaran murni daerah telah selesai sepenuhnya. Sementara itu, pekerjaan yang berasal dari anggaran perubahan masih dalam tahap penyelesaian dan terus dikejar agar dapat rampung sesuai target.
Pemerintah daerah berkomitmen untuk menyelesaikan seluruh pekerjaan tepat waktu. Evaluasi rutin dilakukan untuk memastikan tidak ada hambatan yang dapat mengganggu proses penyelesaian proyek.
Dengan pengelolaan anggaran yang baik, pemerintah berharap setiap rupiah yang digunakan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
Imbauan Penyerahan Fasos dan Fasum
Dalam kesempatan tersebut, pemerintah daerah juga mengingatkan pengembang perumahan untuk segera menyerahkan fasilitas sosial dan fasilitas umum kepada pemerintah. Penyerahan ini dinilai penting agar pemeliharaan dapat dilakukan secara optimal.
Jika fasos dan fasum telah diserahkan, pemerintah daerah dapat melakukan perawatan secara berkelanjutan. Hal ini akan menjaga kualitas lingkungan permukiman dalam jangka panjang.
Imbauan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam menciptakan lingkungan yang tertata dan berkelanjutan.
Komitmen Pemerintah Daerah Lindungi Warga
Peninjauan pembangunan tanggul Sungai Cikadu menjadi bukti komitmen Pemerintah Kabupaten Bekasi dalam melindungi warganya dari ancaman banjir. Infrastruktur pengendalian banjir terus menjadi prioritas dalam pembangunan daerah.
Bupati Bekasi menegaskan bahwa pemerintah akan terus memantau dan mengevaluasi setiap proyek. Masukan dari masyarakat juga menjadi bahan pertimbangan dalam perencanaan pembangunan berikutnya.
Dengan pembangunan yang terencana dan pengawasan yang konsisten, pemerintah berharap kawasan permukiman di Kabupaten Bekasi semakin aman, nyaman, dan layak huni bagi seluruh masyarakat.

Cek Juga Artikel Dari Platform rumahjurnal.online
