beritapembangunan.web.id Pemerataan pembangunan hingga ke wilayah kepulauan menjadi perhatian serius Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah. Komitmen tersebut kembali ditegaskan oleh Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid dalam berbagai kesempatan bersama masyarakat dan pemerintah daerah. Ia menekankan bahwa pembangunan tidak boleh terpusat di wilayah tertentu saja, tetapi harus dirasakan secara adil oleh seluruh masyarakat, termasuk yang berada di daerah kepulauan seperti Kabupaten Tojo Una-Una.
Menurut Gubernur, pembangunan yang merata merupakan kunci untuk menciptakan keadilan sosial dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Wilayah kepulauan memiliki tantangan tersendiri, mulai dari keterbatasan akses, infrastruktur, hingga layanan dasar. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan yang terarah dan berkelanjutan agar potensi daerah dapat berkembang secara optimal.
Program 9 Berani sebagai Fondasi Pembangunan
Dalam upaya mewujudkan pemerataan tersebut, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah mengandalkan program 9 Berani sebagai kerangka pembangunan lintas sektor. Program ini mencakup berbagai bidang strategis yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat. Sektor pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur menjadi prioritas utama karena berperan besar dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Selain itu, penguatan sektor ekonomi juga menjadi fokus penting. Dukungan terhadap UMKM, nelayan, dan petani terus diperkuat agar masyarakat memiliki daya saing dan kemandirian ekonomi. Program ini dirancang untuk menjawab kebutuhan riil di lapangan, khususnya di wilayah yang selama ini membutuhkan perhatian lebih.
Pembangunan Berbasis Budaya dan Lingkungan
Gubernur menegaskan bahwa pembangunan tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi semata. Pelestarian budaya lokal dan keberlanjutan lingkungan harus menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari proses pembangunan. Tojo Una-Una dipandang sebagai daerah yang kaya akan nilai kearifan lokal dan tradisi yang kuat.
Nilai kebersamaan dan gotong royong yang hidup di masyarakat dinilai sebagai modal sosial yang penting. Penghormatan terhadap alam juga menjadi prinsip utama, mengingat wilayah kepulauan sangat bergantung pada keseimbangan ekosistem. Dengan pendekatan ini, pembangunan diharapkan tidak merusak identitas daerah, tetapi justru memperkuatnya.
Potensi Pariwisata Bahari sebagai Penggerak Ekonomi
Kabupaten Tojo Una-Una memiliki potensi besar di sektor pariwisata, khususnya pariwisata bahari. Kawasan Kepulauan Togean dikenal sebagai salah satu destinasi unggulan yang memiliki keindahan alam dan kekayaan hayati. Potensi ini dinilai sebagai aset penting bagi pertumbuhan ekonomi daerah.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah mendorong pengembangan pariwisata yang berkelanjutan. Pengelolaan destinasi diharapkan mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat lokal tanpa mengorbankan kelestarian lingkungan. Dengan strategi yang tepat, pariwisata dapat menjadi penggerak ekonomi sekaligus sarana pelestarian alam.
Penguatan Konektivitas Wilayah Kepulauan
Salah satu tantangan utama pembangunan di wilayah kepulauan adalah keterbatasan konektivitas. Untuk menjawab hal tersebut, pemerintah daerah menyiapkan rencana pengembangan infrastruktur yang bertujuan meningkatkan akses antarwilayah. Pembangunan jalan lingkar kepulauan menjadi salah satu program unggulan yang diharapkan dapat memperlancar mobilitas masyarakat dan distribusi barang.
Konektivitas yang baik akan membuka peluang baru bagi pertumbuhan ekonomi. Akses yang lebih mudah memungkinkan hasil pertanian, perikanan, dan produk UMKM menjangkau pasar yang lebih luas. Hal ini juga mendukung sektor pariwisata dengan mempermudah akses wisatawan ke berbagai destinasi.
Perhatian Khusus bagi Daerah yang Membutuhkan Dukungan
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah memberikan perhatian khusus kepada daerah-daerah yang masih membutuhkan dukungan pembangunan. Kabupaten Tojo Una-Una termasuk wilayah yang terus didorong agar mampu berkembang lebih cepat. Sinergi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten menjadi kunci dalam merealisasikan berbagai program.
Kolaborasi ini mencakup perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi pembangunan. Dengan kerja sama yang solid, setiap kebijakan diharapkan dapat tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Capaian Pembangunan dan Dampak Positifnya
Upaya pembangunan yang dilakukan menunjukkan hasil yang positif. Indikator pembangunan manusia mengalami peningkatan, mencerminkan perbaikan di sektor pendidikan dan kesehatan. Di bidang kesejahteraan sosial, angka kemiskinan juga menunjukkan tren penurunan yang signifikan.
Capaian ini menjadi bukti bahwa pemerataan pembangunan mulai dirasakan oleh masyarakat. Pemerintah berharap tren positif tersebut dapat terus berlanjut seiring dengan penguatan program dan infrastruktur pendukung.
Dukungan Sosial untuk Masyarakat
Selain program pembangunan jangka panjang, pemerintah juga memberikan dukungan sosial kepada masyarakat. Bantuan cadangan pangan berupa beras disalurkan untuk menjaga ketahanan pangan daerah. Bantuan paket sembako juga diberikan kepada rumah ibadah sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan sosial masyarakat.
Langkah ini menunjukkan bahwa pembangunan tidak hanya berorientasi pada fisik dan ekonomi, tetapi juga pada aspek sosial dan kemanusiaan. Dukungan tersebut diharapkan mampu meringankan beban masyarakat dan memperkuat solidaritas sosial.
Harapan Menuju Kesejahteraan Merata
Melalui pemerataan pembangunan dan penguatan konektivitas wilayah, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah optimistis kesejahteraan masyarakat di wilayah kepulauan akan terus meningkat. Kabupaten Tojo Una-Una diharapkan menjadi contoh daerah kepulauan yang mampu berkembang tanpa kehilangan identitas budaya dan kelestarian alam.
Komitmen pemerintah untuk menghadirkan pembangunan yang adil dan berkelanjutan menjadi harapan besar bagi masyarakat. Dengan sinergi semua pihak, pembangunan di wilayah kepulauan diharapkan mampu membawa perubahan nyata menuju masa depan yang lebih sejahtera dan berkeadilan.

Cek Juga Artikel Dari Platform monitorberita.com
