BNPB Percepat Penanganan Pascabencana di Palembayan

Badan Nasional Penanggulangan Bencana mempercepat pembangunan hunian sementara bagi masyarakat terdampak banjir bandang dan tanah longsor di Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari penanganan darurat pascabencana agar warga yang kehilangan tempat tinggal dapat segera menempati hunian yang lebih layak dan aman.

Percepatan pembangunan huntara menjadi prioritas mengingat masih banyak warga yang saat ini mengungsi di fasilitas umum. BNPB menilai bahwa keberadaan hunian sementara sangat penting untuk memulihkan kehidupan sosial masyarakat terdampak, sekaligus memberikan rasa aman di tengah kondisi pascabencana yang belum sepenuhnya pulih.

Tiga Lokasi Huntara Disiapkan

Pembangunan hunian sementara direncanakan berlangsung di tiga titik berbeda di Kecamatan Palembayan. Lokasi utama berada di Lapangan Bola SDN 05 Kayu Pasak, Jorong Kayu Pasak, Nagari Salareh Aia Timur. Lahan ini dipilih karena aksesibilitasnya yang baik serta kedekatannya dengan permukiman warga terdampak.

Selain lokasi utama, dua titik tambahan juga disiapkan untuk memastikan seluruh korban bencana dapat tertampung. Kedua lokasi tersebut berada di Lapangan Bola Padang Sibabaju, Jorong Kayu Pasak Timur, serta Lapangan Bola Jajaran Tantaman di Nagari Tigo Koto Silungkang. Penambahan lokasi ini dilakukan karena kapasitas di titik utama belum mencukupi untuk seluruh warga terdampak.

Konsep Huntara Tipe Barak

Di lokasi utama, huntara akan dibangun di atas lahan seluas 5.632 meter persegi dengan konsep hunian sementara tipe barak. Setiap unit hunian memiliki luas sekitar 33 meter persegi dan dirancang untuk memenuhi kebutuhan dasar keluarga terdampak.

Total hunian yang akan dibangun di titik utama mencapai 117 unit. Rinciannya terdiri atas 21 unit barak tipe lima hunian dan tiga unit barak tipe empat hunian. Desain ini diharapkan dapat menampung warga secara lebih tertata sekaligus memudahkan pengelolaan kawasan huntara.

Fasilitas Pendukung Disiapkan

Selain unit hunian, kawasan huntara juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung. BNPB memastikan adanya satu unit pos jaga untuk keamanan lingkungan serta satu unit fasilitas pelayanan kesehatan guna mendukung kebutuhan medis warga terdampak.

Keberadaan fasilitas kesehatan menjadi perhatian penting mengingat kondisi warga pascabencana yang rentan terhadap gangguan kesehatan. Dengan adanya layanan dasar di lokasi huntara, diharapkan penanganan kesehatan dapat dilakukan lebih cepat dan terjangkau.

Penambahan Lokasi untuk Menutupi Kekurangan Kapasitas

Meskipun lokasi utama telah dirancang dengan kapasitas cukup besar, jumlah unit huntara dinilai belum sepenuhnya mencukupi. Oleh karena itu, BNPB bersama pemerintah daerah menyiapkan dua lokasi tambahan di Kecamatan Palembayan.

Langkah ini diambil agar tidak ada warga terdampak yang terlewat dalam penanganan. Dengan pembagian lokasi, distribusi penghuni dapat dilakukan secara lebih merata dan tidak menimbulkan kepadatan berlebihan di satu titik saja.

Pembangunan di Bawah Komando TNI

Pelaksanaan pembangunan huntara berada di bawah komando Dandim 0304/Agam. Keterlibatan unsur TNI dinilai penting untuk memastikan pembangunan berjalan cepat, tertib, dan terkoordinasi dengan baik.

Selain TNI, pembangunan huntara juga didukung oleh berbagai pihak lintas sektor, termasuk pemerintah daerah dan instansi terkait. Sinergi ini menjadi kunci agar target penyelesaian dapat tercapai sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Target Hunian Siap Dihuni Awal Januari

BNPB menargetkan seluruh huntara yang dibangun di Kecamatan Palembayan sudah dapat dihuni sebelum 2 Januari 2026. Target ini ditetapkan agar warga yang saat ini masih mengungsi di Gedung SDN 05 Kayu Pasak dapat segera dipindahkan ke hunian yang lebih layak.

Percepatan ini menjadi sangat krusial karena gedung sekolah yang digunakan sebagai tempat pengungsian harus segera dikosongkan. Kegiatan belajar mengajar dijadwalkan kembali dimulai pada 5 Januari 2026, bertepatan dengan awal semester genap tahun ajaran 2025/2026.

Pemulihan Pendidikan Jadi Pertimbangan Penting

Penggunaan gedung sekolah sebagai tempat pengungsian bersifat sementara dan tidak dapat berlangsung terlalu lama. Oleh karena itu, percepatan pembangunan huntara juga mempertimbangkan aspek keberlangsungan pendidikan bagi siswa setempat.

Dengan dipindahkannya para pengungsi ke hunian sementara, proses belajar mengajar di SDN 05 Kayu Pasak dapat kembali berjalan normal. BNPB menilai pemulihan sektor pendidikan sama pentingnya dengan pemulihan tempat tinggal pascabencana.

Aspek Keselamatan dan Kenyamanan Jadi Fokus

Dalam proses pembangunan huntara, BNPB menekankan pentingnya memperhatikan aspek keselamatan dan kenyamanan. Hunian dirancang agar aman dari risiko bencana lanjutan serta memiliki sirkulasi udara yang baik.

Selain itu, kebutuhan dasar warga seperti air bersih, sanitasi, dan akses layanan kesehatan juga menjadi bagian dari perencanaan. Pemerintah berharap hunian sementara ini dapat memberikan lingkungan tinggal yang manusiawi meski bersifat sementara.

Komitmen Pendampingan Berkelanjutan

BNPB bersama pemerintah daerah Kabupaten Agam berkomitmen untuk terus melakukan pendampingan terhadap warga terdampak bencana. Pembangunan huntara dipandang sebagai tahap awal dari proses pemulihan yang lebih panjang.

Setelah hunian sementara terbangun dan ditempati, pemerintah akan melanjutkan tahapan rehabilitasi dan rekonstruksi. Upaya ini bertujuan memastikan warga dapat kembali memiliki hunian permanen yang aman dan layak di masa mendatang.

Harapan Pemulihan Kehidupan Warga

Melalui percepatan pembangunan huntara di Kecamatan Palembayan, BNPB berharap kehidupan masyarakat terdampak dapat segera berangsur pulih. Hunian sementara diharapkan menjadi ruang aman bagi warga untuk memulai kembali aktivitas sehari-hari pascabencana.

Dengan dukungan lintas sektor dan keterlibatan aktif pemerintah daerah, proses pemulihan di Palembayan diharapkan berjalan lebih cepat dan terarah. Upaya ini menjadi wujud kehadiran negara dalam melindungi dan membantu masyarakat di tengah situasi bencana.

Baca Juga : Munafri Dorong IPP Makassar Lewat Dampak Nyata MCH

Jangan Lewatkan Info Penting Dari : wikiberita

By Blacky