beritapembangunan.web.id Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail mengajak seluruh masyarakat di Provinsi Gorontalo untuk berpartisipasi aktif dalam pembangunan masjid raya atau Gorontalo Islamic Center. Ajakan tersebut disampaikan melalui gerakan infak yang bersifat sukarela dan terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat.
Menurut Gusnar, pembangunan masjid raya bukan hanya proyek fisik semata, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan dan persatuan umat. Ia menekankan bahwa dukungan masyarakat sangat dibutuhkan agar pembangunan masjid tersebut dapat berjalan sesuai harapan.
Ajakan ini disampaikan dalam suasana penuh kebersamaan pada sebuah kegiatan resmi yang dihadiri berbagai elemen masyarakat. Momentum tersebut dimanfaatkan untuk membangun semangat gotong royong dan kepedulian sosial.
Infak sebagai Wujud Partisipasi dan Amal Jariyah
Gusnar menegaskan bahwa gerakan infak yang dicanangkan merupakan bentuk partisipasi masyarakat dalam amal jariyah. Ia mengajak warga untuk berinfak dengan niat ikhlas dan penuh kesadaran, tanpa adanya tekanan atau kewajiban.
Infak dinilai sebagai sarana sederhana namun bermakna untuk ikut berkontribusi dalam pembangunan fasilitas keagamaan. Melalui infak, setiap orang dapat terlibat sesuai kemampuan masing-masing.
Gubernur juga mengingatkan bahwa infak tidak hanya ditujukan kepada kelompok tertentu. Semua keluarga di Gorontalo diharapkan dapat ikut ambil bagian dalam gerakan ini, sekecil apa pun kontribusinya.
Tidak Ada Unsur Paksaan dalam Gerakan Infak
Dalam pernyataannya, Gusnar secara tegas menyampaikan bahwa gerakan infak ini tidak mengandung unsur paksaan. Pemerintah Provinsi Gorontalo hanya berperan sebagai fasilitator yang menyediakan sarana bagi masyarakat untuk beramal.
Ia menekankan bahwa keputusan untuk berinfak sepenuhnya berada di tangan masyarakat. Pemerintah tidak menetapkan jumlah maupun target individual dalam pengumpulan infak tersebut.
Pendekatan ini diharapkan dapat menjaga keikhlasan masyarakat dalam beramal. Gusnar percaya bahwa pembangunan yang dilandasi keikhlasan akan membawa keberkahan dan manfaat jangka panjang.
Perencanaan Pembangunan yang Telah Matang
Pemerintah Provinsi Gorontalo bersama para pemangku adat sebelumnya telah melakukan pembahasan terkait pembangunan masjid raya. Dalam pertemuan tersebut, berbagai aspek perencanaan telah dibahas secara menyeluruh.
Pembangunan masjid raya direncanakan sebagai proyek besar yang mencerminkan identitas dan kebanggaan masyarakat Gorontalo. Lokasi, desain, serta konsep pembangunan telah disesuaikan dengan nilai budaya dan religius daerah.
Prosesi adat juga menjadi bagian penting dalam tahapan awal pembangunan. Hal ini menunjukkan bahwa pembangunan masjid raya tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga menghormati kearifan lokal.
Transparansi dalam Pengelolaan Infak
Gusnar memastikan bahwa pengelolaan infak akan dilakukan secara transparan dan akuntabel. Pemerintah Provinsi Gorontalo berencana menyiapkan mekanisme khusus untuk pengumpulan zakat, infak, dan sedekah.
Mekanisme tersebut akan dirancang agar dapat dipertanggungjawabkan kepada publik. Masyarakat diharapkan dapat mengetahui secara jelas penggunaan dana yang terkumpul.
Transparansi menjadi kunci penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat. Dengan sistem yang terbuka, partisipasi publik diharapkan semakin meningkat.
Pembangunan sebagai Aspirasi Masyarakat Gorontalo
Pembangunan Masjid Raya Gorontalo disebut sebagai aspirasi besar masyarakat. Gagasan pembangunan ini telah direncanakan sejak kepemimpinan gubernur dan penjabat gubernur sebelumnya.
Gusnar menegaskan bahwa dirinya hanya melanjutkan program yang telah dirintis. Ia menilai pembangunan masjid raya merupakan kebutuhan bersama yang telah lama dinantikan.
Masjid raya diharapkan menjadi pusat kegiatan keagamaan, sosial, dan edukasi. Keberadaannya diyakini dapat memberikan dampak positif bagi kehidupan masyarakat Gorontalo.
Target Penyelesaian dan Harapan ke Depan
Pemerintah Provinsi Gorontalo optimistis pembangunan masjid raya dapat diselesaikan dalam kurun waktu yang tidak terlalu lama. Dengan dukungan penuh dari masyarakat, proyek ini diharapkan berjalan lancar.
Gusnar menyampaikan keyakinannya bahwa semangat kebersamaan akan menjadi kekuatan utama. Ia mengajak masyarakat untuk terus mendukung dan mendoakan agar pembangunan berjalan sesuai rencana.
Masjid raya diharapkan menjadi warisan berharga bagi generasi mendatang. Lebih dari sekadar bangunan, masjid ini diharapkan menjadi simbol persatuan, keimanan, dan kebanggaan masyarakat Gorontalo.
Gerakan Infak sebagai Momentum Kebersamaan
Gerakan infak yang dicanangkan tidak hanya bertujuan mengumpulkan dana. Lebih dari itu, gerakan ini menjadi momentum untuk memperkuat rasa kebersamaan dan solidaritas sosial.
Gusnar berharap seluruh masyarakat Gorontalo dapat menjadikan pembangunan masjid raya sebagai tanggung jawab bersama. Dengan semangat gotong royong, pembangunan besar dapat terwujud tanpa memberatkan satu pihak saja.
Melalui gerakan infak yang ikhlas, pemerintah dan masyarakat diharapkan dapat berjalan beriringan. Dukungan kolektif inilah yang diyakini akan membawa Gorontalo menuju kemajuan yang lebih baik, baik secara spiritual maupun sosial.

Cek Juga Artikel Dari Platform beritabandar.com
