beritapembangunan.web.id Kabupaten Pandeglang bersiap menjadi salah satu wilayah penerima investasi besar dalam pengembangan ekonomi kerakyatan melalui program Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Nilai investasi yang digelontorkan pemerintah pusat untuk program ini mencapai hampir Rp500 miliar, menjadikannya salah satu program penguatan ekonomi desa terbesar yang pernah dijalankan di daerah tersebut.
Program KDKMP dirancang sebagai gerai koperasi modern yang tersebar di seluruh desa dan kelurahan. Dengan skema ini, koperasi tidak hanya berfungsi sebagai lembaga simpan pinjam, tetapi juga sebagai pusat distribusi kebutuhan masyarakat, penggerak usaha mikro, serta wadah pemberdayaan ekonomi lokal yang berkelanjutan.
DKUPP Pandeglang Percepat Realisasi Program KDKMP
Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan DKUPP Kabupaten Pandeglang mengambil peran strategis dalam mempercepat realisasi pembangunan gerai KDKMP di seluruh wilayah Pandeglang. Percepatan ini dilakukan agar manfaat ekonomi dapat segera dirasakan oleh masyarakat desa secara merata.
Kepala Bidang Kelembagaan dan Pengawasan DKUPP Pandeglang, Dindin Herdiansyah, menyebut bahwa dukungan investasi dari pemerintah pusat merupakan momentum penting bagi kebangkitan koperasi di daerah. Menurutnya, kepercayaan yang diberikan pusat menjadi dorongan moral sekaligus tantangan agar pelaksanaan program berjalan optimal dan tepat sasaran.
Anggaran Besar untuk Ratusan Desa dan Kelurahan
Dalam skema pembiayaan KDKMP, setiap titik gerai mendapatkan alokasi anggaran sekitar Rp1,6 miliar. Dana tersebut diperuntukkan bagi pembangunan fisik, pengadaan sarana usaha, serta penguatan sistem operasional koperasi. Dengan jumlah desa dan kelurahan di Pandeglang yang mencapai 339, total nilai investasi yang masuk ke daerah ini pun menjadi sangat signifikan.
Besarnya anggaran ini diharapkan mampu menciptakan dampak ekonomi yang luas. Pemerintah daerah menilai bahwa pemerataan pembangunan gerai koperasi di seluruh desa akan mendorong pertumbuhan ekonomi dari tingkat paling bawah, sekaligus mengurangi kesenjangan antarwilayah.
Penguatan Kelembagaan Koperasi Jadi Fokus Utama
Selain pembangunan fisik, program KDKMP juga menitikberatkan pada penguatan kelembagaan koperasi. Pemerintah pusat dan daerah berupaya memastikan bahwa koperasi yang terbentuk memiliki manajemen yang profesional, transparan, dan berorientasi pada kepentingan anggota.
DKUPP Pandeglang secara aktif melakukan pendampingan dan pengawasan agar koperasi desa mampu menjalankan fungsinya secara optimal. Langkah ini dianggap penting untuk menjaga keberlanjutan program, sehingga koperasi tidak hanya aktif di awal, tetapi mampu berkembang dalam jangka panjang.
Dampak Langsung bagi Ekonomi Kerakyatan
Keberadaan gerai KDKMP diharapkan memberikan dampak langsung bagi perekonomian masyarakat desa. Koperasi dapat menjadi sarana pemasaran produk lokal, mulai dari hasil pertanian, kerajinan, hingga usaha mikro dan kecil yang selama ini mengalami keterbatasan akses pasar.
Dengan sistem koperasi yang kuat, perputaran ekonomi di desa diharapkan meningkat. Masyarakat tidak hanya menjadi konsumen, tetapi juga pelaku usaha yang terlibat aktif dalam rantai ekonomi lokal. Hal ini sejalan dengan tujuan utama pembangunan ekonomi kerakyatan yang berbasis pada potensi desa.
Peluang Lapangan Kerja dan Pemberdayaan Warga
Pembangunan dan operasionalisasi gerai KDKMP juga membuka peluang lapangan kerja baru bagi warga setempat. Mulai dari tenaga pengelola koperasi hingga pelaku usaha yang bermitra, program ini memberikan ruang partisipasi yang luas bagi masyarakat.
Pemberdayaan warga menjadi aspek penting dalam pelaksanaan KDKMP. Melalui pelatihan dan pendampingan, masyarakat desa diharapkan mampu meningkatkan kapasitas usaha serta mengelola koperasi secara mandiri dan profesional.
Optimisme Pemerintah Daerah terhadap Program Nasional
Pemerintah Kabupaten Pandeglang menyambut positif program KDKMP sebagai bagian dari kebijakan nasional dalam memperkuat ekonomi desa. Investasi besar yang dikucurkan pusat dinilai sebagai bentuk perhatian terhadap daerah, khususnya dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.
Optimisme ini diiringi dengan komitmen untuk menjaga akuntabilitas dan efektivitas penggunaan anggaran. Pemerintah daerah bersama DKUPP berupaya memastikan bahwa setiap gerai KDKMP benar-benar berfungsi sesuai tujuan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Harapan Jangka Panjang bagi Koperasi Desa
Dalam jangka panjang, KDKMP diharapkan menjadi fondasi kuat bagi sistem ekonomi desa di Pandeglang. Dengan koperasi yang sehat dan aktif, masyarakat memiliki akses yang lebih luas terhadap pembiayaan, distribusi barang, dan peluang usaha.
Investasi hampir Rp500 miliar ini bukan sekadar angka besar, melainkan simbol komitmen untuk membangun ekonomi dari desa. Melalui percepatan pembangunan KDKMP, Pandeglang diharapkan mampu menciptakan ekosistem ekonomi kerakyatan yang tangguh, inklusif, dan berkelanjutan.

Cek Juga Artikel Dari Platform capoeiravadiacao.org
