Pemerintah Kota Batu terus memperkuat fondasi ekonomi desa sebagai bagian dari strategi pembangunan berkelanjutan. Langkah konkret tersebut ditandai dengan dimulainya pembangunan Gedung Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Mojorejo. Peletakan batu pertama ini menjadi simbol dimulainya penguatan kelembagaan ekonomi desa yang diharapkan mampu menggerakkan kesejahteraan masyarakat dari tingkat paling bawah.

Pembangunan KDMP Mojorejo bukan sekadar proyek infrastruktur, melainkan bagian dari upaya sistematis membangun ekosistem ekonomi desa yang lebih mandiri, profesional, dan berdaya saing. Kehadiran koperasi diharapkan menjadi simpul utama aktivitas ekonomi warga desa, sekaligus ruang kolaborasi usaha masyarakat.


Peletakan Batu Pertama Jadi Momentum Penting

Peletakan batu pertama pembangunan Gedung KDMP Desa Mojorejo dilakukan langsung oleh Nurochman, didampingi Heli Suyanto, serta Komandan Kodim 0818/Malang-Batu Bayu Nugroho.

Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran perangkat daerah Kota Batu, unsur TNI, pemerintah desa, serta tokoh masyarakat setempat. Kehadiran lintas sektor ini mencerminkan komitmen bersama dalam menyukseskan pembangunan ekonomi berbasis desa.

Momentum peletakan batu pertama ini sekaligus menjadi penanda bahwa program nasional Koperasi Desa Merah Putih mulai diwujudkan secara nyata di Kota Batu.


Koperasi sebagai Strategi Pembangunan Nasional

Wali Kota Batu yang akrab disapa Cak Nur menegaskan bahwa pembangunan Gedung KDMP merupakan bagian dari strategi besar pemerintah untuk memastikan program nasional benar-benar menyentuh masyarakat desa.

Menurutnya, koperasi bukan hanya wadah usaha, tetapi instrumen penting dalam menciptakan keadilan ekonomi dan pemerataan kesejahteraan.

“Koperasi Desa Merah Putih ini harus dikelola dengan profesionalisme yang tinggi. Manajemennya harus transparan, akuntabel, dan berorientasi pada keberlanjutan,” tegas Cak Nur.

Ia menambahkan bahwa penguatan koperasi desa menjadi salah satu cara efektif untuk memastikan roda ekonomi berputar hingga ke tingkat akar rumput.


Profesionalisme Jadi Kunci Keberhasilan KDMP

Cak Nur menekankan bahwa keberhasilan KDMP tidak hanya ditentukan oleh bangunan fisik, tetapi oleh tata kelola yang profesional. Koperasi harus dikelola dengan sistem manajemen yang sehat agar mampu bertahan dan berkembang dalam jangka panjang.

Pengelolaan yang transparan dan akuntabel dinilai penting untuk menjaga kepercayaan anggota serta memastikan manfaat koperasi benar-benar dirasakan masyarakat.

Pemerintah Kota Batu berkomitmen mendampingi pengelolaan koperasi melalui pembinaan, pengawasan, serta penguatan kapasitas sumber daya manusia agar KDMP mampu berfungsi optimal.


Potensi Ekonomi Desa Mojorejo

Desa Mojorejo memiliki potensi ekonomi yang beragam, mulai dari sektor pertanian, UMKM, hingga jasa pendukung pariwisata. Selama ini, potensi tersebut belum sepenuhnya terkelola secara terintegrasi.

Kehadiran Gedung KDMP diharapkan menjadi pusat konsolidasi usaha warga. Melalui koperasi, masyarakat dapat memperoleh akses permodalan, pengelolaan usaha, hingga pemasaran produk secara lebih terstruktur.

“Kehadiran gedung koperasi ini diharapkan menjadi pusat aktivitas ekonomi desa, sekaligus ruang konsolidasi usaha warga,” ujar Cak Nur.

Dengan pendekatan kolektif, usaha kecil di desa diharapkan memiliki daya tawar yang lebih kuat di pasar.


Sinergi Lintas Sektor Jadi Penentu

Pembangunan KDMP Mojorejo juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor. Sinergi antara pemerintah daerah, TNI, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi kunci agar pembangunan berjalan tepat sasaran.

Cak Nur menilai keterlibatan berbagai pihak sejak tahap awal pembangunan akan mempermudah proses pengawasan dan memastikan proyek berjalan sesuai target.

“Tetap jaga semangat pengabdian kepada masyarakat. Kolaborasi harus terus diperkuat agar program nasional ini bisa kita wujudkan bersama,” ujarnya.

Pendekatan kolaboratif ini diharapkan dapat meminimalkan hambatan teknis dan mempercepat penyelesaian pembangunan.


Target Rampung Maret 2026

Pemerintah Kota Batu menargetkan pembangunan Gedung KDMP Mojorejo rampung pada Maret 2026. Target waktu ini ditetapkan agar koperasi dapat segera beroperasi dan memberikan dampak nyata bagi perekonomian desa.

Dengan jadwal yang telah ditetapkan, seluruh pihak diminta menjaga komitmen dan konsistensi agar pembangunan tidak mengalami keterlambatan.

Pemkot Batu memastikan proses pembangunan akan terus dipantau untuk menjaga kualitas bangunan serta kesesuaian dengan kebutuhan koperasi.


Mendorong Kemandirian Ekonomi Desa

Pembangunan KDMP Mojorejo menjadi bagian dari upaya jangka panjang Pemerintah Kota Batu dalam mendorong kemandirian ekonomi desa. Desa diposisikan sebagai subjek pembangunan, bukan sekadar objek kebijakan.

Melalui koperasi yang kuat dan profesional, desa diharapkan mampu mengelola potensi lokal secara mandiri, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan pendapatan masyarakat.

Pendekatan ini sejalan dengan visi pembangunan Kota Batu yang menempatkan desa sebagai fondasi utama kesejahteraan daerah.


Penutup

Dimulainya pembangunan Gedung Koperasi Desa Merah Putih di Desa Mojorejo menjadi langkah strategis Pemerintah Kota Batu dalam memperkuat ekonomi desa. Lebih dari sekadar bangunan, KDMP diharapkan menjadi pusat penggerak ekonomi yang profesional, transparan, dan berkelanjutan.

Dengan sinergi lintas sektor dan komitmen bersama, KDMP Mojorejo diharapkan mampu menjadi contoh keberhasilan koperasi desa dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat ekonomi lokal Kota Batu.

Baca Juga : LDII Kerinci Perkuat Sinergi Pembangunan Daerah

Jangan Lewatkan Info Penting Dari : wikiberita

By Blacky