Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Dakwah Islam Indonesia Kabupaten Kerinci melakukan audiensi dengan Monadi di Kantor Bupati Kerinci, Provinsi Jambi. Pertemuan ini menjadi langkah awal memperkuat sinergi antara organisasi kemasyarakatan keagamaan dan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan Kerinci secara berkelanjutan.

Audiensi yang berlangsung pada Senin tersebut tidak hanya bersifat silaturahmi formal, tetapi juga menjadi ruang dialog strategis untuk menyamakan visi, memperkuat kolaborasi, serta membuka peluang kerja sama nyata antara LDII dan Pemerintah Kabupaten Kerinci.


Pemerintah Daerah Sambut Baik Sinergi Ormas

Bupati Kerinci Monadi menyambut positif kehadiran jajaran pengurus DPD LDII Kerinci. Ia menilai langkah audiensi ini sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial organisasi keagamaan terhadap pembangunan daerah.

“Terima kasih atas kunjungan pengurus DPD LDII Kerinci. Ini merupakan langkah yang baik dari ormas keagamaan untuk bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Kerinci,” ujar Monadi.

Menurutnya, pembangunan daerah tidak dapat berjalan optimal hanya mengandalkan pemerintah. Peran serta organisasi kemasyarakatan, tokoh agama, dan masyarakat sipil menjadi elemen penting dalam mempercepat kemajuan daerah.


Dialog Terbuka Bahas Program dan Potensi Daerah

Dalam pertemuan tersebut, Wakil Ketua DPD LDII Kerinci Triyono menyampaikan bahwa audiensi diisi dengan diskusi terbuka mengenai berbagai isu strategis.

Pembahasan mencakup program pengabdian LDII untuk bangsa, kontribusi nyata organisasi di bidang sosial dan keagamaan, hingga upaya menggali potensi usaha lokal yang dapat dikembangkan bersama.

“Jembatan komunikasi antara ormas dan pemerintah sangat penting. Sinkronisasi program perlu dilakukan agar kolaborasi bisa berjalan efektif dan saling mendukung,” ujar Triyono.

Diskusi ini menjadi langkah awal untuk menyelaraskan program LDII dengan kebutuhan serta arah pembangunan Kabupaten Kerinci.


Ormas sebagai Mitra Konstruktif Pembangunan

Triyono menegaskan bahwa LDII tidak ingin hanya hadir sebagai penonton dalam proses pembangunan daerah. Organisasi ini berkomitmen menjadi mitra konstruktif yang aktif memberikan kontribusi nyata.

“Program ormas harus selaras dengan visi pembangunan daerah. Kami berkomitmen terlibat aktif, bukan hanya dalam kata, tetapi juga dalam aksi nyata,” tegasnya.

Menurutnya, peran ormas keagamaan dapat menjangkau lapisan masyarakat paling bawah. Hal ini menjadi keunggulan strategis dalam mendukung program pemerintah, khususnya yang berkaitan dengan pemberdayaan masyarakat, pembinaan moral, dan penguatan ekonomi umat.


Mendukung Kerinci yang Sejahtera dan Berdaya Saing

Komitmen LDII Kerinci diarahkan untuk mendukung terwujudnya Kerinci yang lebih sejahtera dan berdaya saing. Sinergi dengan pemerintah daerah diharapkan mampu mempercepat pencapaian target pembangunan, terutama di sektor sosial dan ekonomi.

Melalui jaringan organisasi yang tersebar hingga tingkat akar rumput, LDII memiliki potensi besar untuk menjadi mitra strategis pemerintah dalam menyosialisasikan program, menggerakkan partisipasi masyarakat, serta menjaga stabilitas sosial.

Kolaborasi ini juga diharapkan mampu mendorong lahirnya inovasi lokal yang berbasis pada potensi dan kearifan daerah Kerinci.


Penyerahan Majalah Nuansa Persada

Dalam kesempatan audiensi tersebut, DPD LDII Kerinci turut menyerahkan Majalah Nuansa Persada kepada Bupati Kerinci. Majalah ini memuat informasi berbagai kegiatan LDII di seluruh Indonesia, termasuk kontribusi nyata organisasi dalam bidang pendidikan, sosial, ekonomi, dan kebangsaan.

Penyerahan majalah tersebut menjadi simbol keterbukaan dan transparansi LDII dalam menyampaikan program kerja serta kiprah organisasi kepada pemerintah daerah.

Melalui media ini, diharapkan pemerintah daerah dapat melihat secara langsung berbagai praktik baik yang telah dijalankan LDII di berbagai wilayah, yang berpotensi direplikasi atau disesuaikan dengan kondisi Kerinci.


Pentingnya Kolaborasi Pemerintah dan Ormas

Audiensi ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan organisasi kemasyarakatan dalam menghadapi tantangan pembangunan. Isu-isu seperti peningkatan kesejahteraan, pengentasan kemiskinan, dan penguatan sumber daya manusia memerlukan pendekatan kolaboratif.

Pemerintah daerah membutuhkan dukungan masyarakat, sementara ormas membutuhkan ruang dan arah kebijakan yang jelas agar kontribusinya tepat sasaran.

Sinergi yang terbangun diharapkan tidak berhenti pada pertemuan formal, tetapi berlanjut dalam bentuk program konkret yang dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.


Membangun Kepercayaan dan Komunikasi Berkelanjutan

Pertemuan ini juga menjadi momentum membangun kepercayaan antara LDII dan Pemerintah Kabupaten Kerinci. Komunikasi yang terbuka dan berkelanjutan dinilai sebagai kunci utama dalam menjaga sinergi jangka panjang.

Dengan adanya komunikasi yang baik, potensi kesalahpahaman dapat diminimalkan, dan kerja sama dapat diarahkan pada tujuan bersama.

LDII Kerinci berharap audiensi ini menjadi awal dari kolaborasi yang lebih intensif dan produktif di masa mendatang.


Penutup

Audiensi antara DPD LDII Kerinci dan Bupati Kerinci Monadi menegaskan komitmen bersama dalam mendukung pembangunan daerah. Melalui sinergi yang kuat, pemerintah dan ormas diharapkan mampu menciptakan Kerinci yang lebih sejahtera, harmonis, dan berdaya saing.

Kolaborasi ini menjadi contoh bagaimana peran organisasi kemasyarakatan dapat berjalan seiring dengan kebijakan pemerintah, demi kepentingan masyarakat luas dan kemajuan daerah.

Baca Juga : Prabowo Bahas Pemulihan Sumatra dan Kampung Haji

Jangan Lewatkan Info Penting Dari : dailyinfo

By Blacky