beritapembangunan.web.id Pemerintah daerah kembali menghadirkan fasilitas pelayanan dasar berbasis lingkungan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Pembangunan Posyandu Kamboja A yang berada di RT 08 RW 11 Kelurahan Cipayung Jaya, Kecamatan Cipayung, kini telah rampung sepenuhnya dan mulai dimanfaatkan oleh warga sekitar. Kehadiran fasilitas ini diharapkan menjadi pusat layanan kesehatan sekaligus ruang pemberdayaan sosial yang berkelanjutan.
Posyandu Kamboja A dibangun dengan konsep terintegrasi, menggabungkan fungsi pelayanan kesehatan ibu dan anak, pos keamanan lingkungan, serta Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA). Konsep ini mencerminkan pendekatan efisiensi fasilitas publik, di mana satu bangunan mampu menjawab berbagai kebutuhan masyarakat dalam satu lingkungan.
Fasilitas Terpadu untuk Kebutuhan Warga
Pembangunan Posyandu Kamboja A tidak hanya berorientasi pada layanan kesehatan. Bangunan ini dirancang multifungsi agar dapat dimanfaatkan secara optimal oleh warga. Selain sebagai tempat kegiatan posyandu rutin, fasilitas ini juga dilengkapi ruang pos ronda untuk mendukung keamanan lingkungan.
Keberadaan TPA dalam satu kawasan bangunan menjadi nilai tambah tersendiri. Anak-anak di lingkungan sekitar kini memiliki ruang belajar keagamaan yang layak, aman, dan mudah dijangkau. Dengan konsep ini, posyandu tidak hanya berfungsi sebagai pusat kesehatan, tetapi juga sebagai pusat pembinaan generasi muda.
Monitoring dan Keterlibatan Masyarakat
Sebelum resmi dimanfaatkan, hasil pembangunan Posyandu Kamboja A telah melalui proses monitoring bersama antara kelompok masyarakat (Pokmas) dan unsur kelurahan. Keterlibatan masyarakat dalam proses ini menjadi bentuk transparansi sekaligus pengawasan agar pembangunan sesuai dengan perencanaan.
Partisipasi Pokmas juga menunjukkan bahwa pembangunan berbasis lingkungan tidak hanya mengandalkan pemerintah, tetapi melibatkan warga sebagai subjek utama. Dengan rasa memiliki yang kuat, diharapkan fasilitas ini dapat dijaga dan dirawat bersama-sama.
Komitmen Pemerintah Kelurahan
Lurah Husni Mubarok menyampaikan bahwa rampungnya pembangunan Posyandu Kamboja A merupakan wujud komitmen pemerintah dalam menghadirkan sarana yang benar-benar dibutuhkan masyarakat. Menurutnya, fasilitas ini sudah mulai digunakan dan mendapat respons positif dari warga.
Ia menjelaskan bahwa konsep integrasi dipilih agar satu fasilitas mampu memberikan manfaat luas. Dengan demikian, efisiensi anggaran dapat tercapai tanpa mengurangi kualitas layanan kepada masyarakat.
Dukungan Anggaran dari APBD Kota Depok
Pembangunan Posyandu Kamboja A dibiayai melalui APBD Kota Depok dengan nilai anggaran sekitar Rp119 juta. Dana tersebut dialokasikan untuk mendukung program peningkatan sarana pelayanan dasar berbasis lingkungan.
Pemanfaatan anggaran ini diarahkan pada pembangunan fisik yang fungsional dan tahan lama, sehingga dapat digunakan dalam jangka panjang. Pemerintah daerah berharap investasi ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam peningkatan kualitas kesehatan dan kesejahteraan sosial.
Manfaat bagi Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak
Sebagai posyandu, fasilitas ini berperan penting dalam pelayanan kesehatan ibu dan anak. Kegiatan seperti penimbangan balita, imunisasi, pemeriksaan kesehatan, serta edukasi gizi dapat dilakukan dengan lebih nyaman dan tertib.
Dengan bangunan yang layak, kader posyandu dapat bekerja lebih optimal. Masyarakat pun merasa lebih nyaman membawa anak-anak mereka untuk mengikuti kegiatan kesehatan rutin, yang pada akhirnya berdampak pada peningkatan kualitas kesehatan lingkungan.
Penguatan Keamanan Lingkungan
Integrasi pos ronda dalam bangunan Posyandu Kamboja A memberikan dampak positif bagi keamanan lingkungan. Warga memiliki titik kumpul yang jelas untuk kegiatan ronda malam dan koordinasi keamanan.
Keberadaan pos ronda ini juga memperkuat semangat gotong royong. Dengan fasilitas yang memadai, kegiatan keamanan lingkungan dapat berjalan lebih teratur dan berkesinambungan.
Ruang Pembelajaran Keagamaan yang Layak
TPA yang terintegrasi dalam bangunan ini memberikan ruang pembelajaran keagamaan yang lebih layak bagi anak-anak. Kegiatan belajar mengaji kini dapat dilakukan di tempat yang aman dan nyaman, tanpa harus berpindah lokasi.
Keberadaan TPA di satu kawasan dengan posyandu dan pos ronda juga memperkuat fungsi sosial bangunan sebagai pusat kegiatan warga lintas usia.
Harapan Keberlanjutan dan Perawatan
Pemerintah kelurahan berharap Posyandu Kamboja A tidak hanya dimanfaatkan secara optimal, tetapi juga dirawat dengan baik oleh warga. Perawatan fasilitas menjadi kunci agar bangunan tetap berfungsi dalam jangka panjang dan tidak cepat mengalami kerusakan.
Ke depan, kelurahan berkomitmen untuk terus mendorong pemanfaatan fasilitas ini sebagai pusat kegiatan positif, baik di bidang kesehatan, keamanan, maupun pendidikan.
Penutup: Pusat Layanan Sosial Berbasis Lingkungan
Rampungnya pembangunan Posyandu Kamboja A menjadi contoh nyata pembangunan berbasis lingkungan yang terintegrasi dan bermanfaat langsung bagi masyarakat. Dengan menggabungkan fungsi kesehatan, keamanan, dan pendidikan dalam satu fasilitas, pemerintah daerah menunjukkan pendekatan yang efektif dan berorientasi pada kebutuhan warga.
Keberadaan Posyandu Kamboja A di Cipayung Jaya diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekitar serta memperkuat ikatan sosial antarwarga. Fasilitas ini bukan sekadar bangunan fisik, melainkan pusat aktivitas dan pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan.

Cek Juga Artikel Dari Platform lagupopuler.web.id
