Safari Pembangunan Jadi Sarana Evaluasi Lapangan
Pemerintah Kabupaten Cirebon terus memantau pelaksanaan pembangunan infrastruktur melalui kegiatan Safari Pembangunan. Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk evaluasi langsung terhadap program pembangunan yang dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah tahun 2025. Peninjauan lapangan dilaksanakan di wilayah Cirebon Timur untuk memastikan progres pekerjaan berjalan sesuai perencanaan.
Safari Pembangunan menjadi momentum penting bagi pemerintah daerah untuk melihat secara nyata kondisi proyek di lapangan. Melalui metode ini, berbagai kendala teknis maupun nonteknis dapat diidentifikasi lebih cepat sehingga langkah perbaikan bisa segera dilakukan. Pemerintah menilai pendekatan langsung seperti ini lebih efektif dibandingkan hanya mengandalkan laporan administrasi.
Infrastruktur yang Ditinjau Beragam
Dalam kegiatan tersebut, sejumlah proyek strategis menjadi fokus peninjauan. Di antaranya adalah Instalasi Pengelolaan Air, revitalisasi gedung sekolah, rehabilitasi puskesmas, peningkatan jalan, hingga pembangunan infrastruktur pendukung lainnya yang tersebar di beberapa kecamatan.
Beragamnya jenis pembangunan yang ditinjau menunjukkan bahwa fokus Pemkab Cirebon tidak hanya pada satu sektor. Infrastruktur dasar seperti air bersih, pendidikan, kesehatan, dan jalan dinilai saling berkaitan dalam mendukung kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, pemantauan dilakukan secara menyeluruh agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata.
Wakil Bupati Pastikan Program Sesuai Rencana
Wakil Bupati Cirebon Agus Kurniawan Budiman menyampaikan bahwa monitoring lapangan bertujuan memastikan seluruh kegiatan pembangunan berjalan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah ingin memastikan kualitas dan ketepatan waktu penyelesaian proyek.
Menurutnya, Safari Pembangunan juga menjadi sarana koordinasi antara pemerintah daerah dan pelaksana kegiatan. Dengan turun langsung ke lapangan, berbagai persoalan dapat dibahas secara terbuka dan dicarikan solusi bersama.
Ruas Jalan Gebang Ilir–Waled Jadi Perhatian
Salah satu lokasi yang mendapat perhatian khusus dalam Safari Pembangunan adalah ruas jalan Gebang Ilir–Waled. Pada ruas ini, pemerintah daerah tengah mengerjakan pembangunan jalan sepanjang 2,97 kilometer. Sementara itu, sisa ruas sepanjang 1,5 kilometer direncanakan akan dilanjutkan pembangunannya pada tahun 2026.
Pembangunan dilakukan secara bertahap karena kondisi struktur jalan yang berbeda-beda. Sebagian ruas sudah menggunakan konstruksi rigid, sebagian lainnya masih berupa aspal, dan ada pula yang kembali membutuhkan pengerjaan rigid. Perbedaan kondisi ini menuntut penanganan teknis yang menyesuaikan karakter masing-masing segmen jalan.
Pembangunan Jalan Ditargetkan Tuntas Bertahap
Pemerintah Kabupaten Cirebon memastikan bahwa pembangunan ruas jalan Gebang Ilir–Waled akan diselesaikan secara menyeluruh. Penyelesaian bertahap dipilih agar kualitas konstruksi tetap terjaga dan sesuai dengan standar teknis yang ditetapkan.
Wakil Bupati Cirebon menegaskan bahwa kekurangan pekerjaan pada ruas tersebut akan diselesaikan pada tahun berikutnya. Dengan demikian, masyarakat diharapkan dapat menikmati akses jalan yang lebih baik dan aman dalam jangka panjang.
Progres Infrastruktur Capai Hampir 90 Persen
Secara keseluruhan, Pemkab Cirebon mencatat progres pembangunan infrastruktur tahun 2025 telah mencapai hampir 90 persen. Capaian ini dinilai cukup positif mengingat luasnya cakupan pekerjaan yang dilakukan di berbagai wilayah.
Pemerintah daerah menargetkan seluruh proyek dapat rampung pada akhir Desember. Meski demikian, beberapa pekerjaan masih memerlukan perhatian ekstra agar dapat diselesaikan tepat waktu tanpa mengurangi kualitas hasil pembangunan.
Kendala Material dan Cuaca
Dalam pelaksanaan pembangunan, pemerintah daerah mengakui adanya sejumlah kendala di lapangan. Salah satu tantangan utama adalah keterbatasan material bangunan. Kondisi ini terjadi karena pada waktu yang bersamaan terdapat banyak proyek yang dikerjakan oleh pemerintah kabupaten, provinsi, hingga pemerintah pusat.
Selain faktor material, kondisi cuaca juga menjadi tantangan tersendiri. Curah hujan yang tinggi dalam beberapa waktu terakhir berdampak pada jadwal pekerjaan, terutama pada proyek infrastruktur jalan. Meski demikian, pemerintah daerah tetap berupaya agar pekerjaan dapat diselesaikan sesuai batas waktu yang telah ditetapkan.
Pengawasan Diperkuat oleh Dinas PUTR
Untuk memastikan seluruh proyek berjalan sesuai rencana, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Cirebon terus melakukan pendampingan dan pengawasan terhadap para rekanan pelaksana. Pengawasan ini mencakup aspek teknis, kualitas pekerjaan, hingga kepatuhan terhadap jadwal pelaksanaan.
Pendampingan dilakukan secara intensif agar setiap kendala yang muncul dapat segera diatasi. Pemerintah daerah menilai pengawasan yang ketat menjadi kunci agar hasil pembangunan tidak hanya selesai tepat waktu, tetapi juga memiliki kualitas yang baik dan berkelanjutan.
Capaian Penanganan Jalan Sepanjang Tahun
Sepanjang tahun 2025, Pemkab Cirebon melaksanakan peningkatan jalan sepanjang 47 kilometer dengan konstruksi rigid dan hotmix. Selain itu, dilakukan pula pemeliharaan berkala sepanjang 20 kilometer serta pemeliharaan rutin mencapai 350 kilometer.
Jika diakumulasikan, total penanganan jalan yang dilakukan pada tahun ini mencapai 417 kilometer. Angka tersebut mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas infrastruktur jalan sebagai tulang punggung mobilitas masyarakat dan distribusi ekonomi.
Dukungan Pemerintah Pusat dan Provinsi
Di luar pendanaan dari APBD, pembangunan infrastruktur di Kabupaten Cirebon juga mendapat dukungan dari pemerintah pusat. Terdapat dua ruas jalan yang dibiayai melalui program IJD, yakni ruas Suranenggala Kidul–Arjawinangun dan Sindanglaut–Pabuaran.
Kolaborasi pendanaan dari berbagai level pemerintahan dinilai penting untuk mempercepat pemerataan pembangunan. Dengan dukungan tersebut, beban anggaran daerah dapat ditekan tanpa mengurangi volume dan kualitas pembangunan.
Komitmen Lanjutkan Pembangunan Berkelanjutan
Pemerintah Kabupaten Cirebon menegaskan bahwa perbaikan infrastruktur akan terus diupayakan secara berkelanjutan. Dukungan dari APBD, pemerintah provinsi, serta pemerintah pusat akan dimaksimalkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat.
Melalui Safari Pembangunan, pemerintah berharap dapat memastikan setiap program benar-benar memberi manfaat nyata. Progres yang telah mencapai hampir 90 persen menjadi modal penting untuk menuntaskan pekerjaan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat Cirebon.
Baca Juga : Proyek Stadion Baru Manchester United Terus Berjalan, Manajemen Tunjukkan Optimisme Tinggi
Jangan Lewatkan Info Penting Dari : beritabandar

