beritapembangunan.web.id Universitas Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta mulai melakukan inventarisasi menyeluruh terhadap sarana dan prasarana pembelajaran di Madrasah Pembangunan. Langkah ini dilakukan setelah madrasah tersebut resmi terintegrasi ke dalam pengelolaan Badan Layanan Umum. Integrasi ini dipandang sebagai titik awal pembenahan sistematis terhadap fasilitas pendidikan yang selama ini digunakan oleh peserta didik.
Inventarisasi mencakup berbagai aspek, mulai dari ruang kelas, fasilitas sanitasi, hingga sarana pendukung pembelajaran. UIN Jakarta menilai bahwa kondisi sarana prasarana memiliki peran penting dalam menunjang kualitas proses belajar mengajar. Oleh karena itu, pemetaan kondisi fasilitas menjadi langkah awal sebelum dilakukan perbaikan dan peremajaan.
Kelas Percontohan Jadi Proyek Awal
Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum UIN Jakarta, Imam Subchi, menyampaikan bahwa pihaknya akan membangun kelas percontohan di setiap jenjang pendidikan Madrasah Pembangunan. Kelas tersebut dirancang sebagai pilot project yang mengedepankan kenyamanan dan kelengkapan fasilitas belajar.
Kelas percontohan ini diharapkan menjadi standar baru bagi ruang belajar di lingkungan madrasah. Fasilitas pendukung seperti pencahayaan yang memadai, sirkulasi udara yang baik, serta perangkat pembelajaran modern akan menjadi perhatian utama. Konsep ini dirancang agar kegiatan belajar mengajar dapat berlangsung lebih efektif dan menyenangkan.
Temuan Lapangan: Fasilitas Belum Optimal
Dalam proses peninjauan langsung, UIN Jakarta menemukan sejumlah fasilitas yang belum berfungsi optimal. Beberapa ruang kelas dinilai kurang nyaman untuk digunakan dalam jangka waktu lama. Kondisi tersebut berpotensi menghambat konsentrasi siswa dan efektivitas pengajaran guru.
Imam Subchi menegaskan bahwa fasilitas pendidikan yang baik adalah hak peserta didik. Menurutnya, lingkungan belajar yang nyaman akan berpengaruh langsung pada kualitas hasil pembelajaran. Karena itu, pembenahan sarana tidak dapat ditunda dan harus menjadi prioritas utama dalam agenda integrasi.
Integrasi BLU Jadi Momentum Perubahan
Integrasi Madrasah Pembangunan ke dalam pengelolaan BLU UIN Jakarta sebagaimana diatur dalam Keputusan Menteri Agama dipandang sebagai momentum strategis. Melalui skema BLU, pengelolaan keuangan dan aset menjadi lebih fleksibel dan akuntabel. Hal ini membuka ruang percepatan perbaikan sarana dan prasarana pendidikan.
Selain pembenahan infrastruktur fisik, integrasi ini juga diharapkan berdampak pada peningkatan kualitas sumber daya manusia. Kesejahteraan guru dan tenaga kependidikan menjadi salah satu fokus yang ingin ditingkatkan. Dengan dukungan sistem pengelolaan yang lebih baik, madrasah diharapkan mampu berkembang secara berkelanjutan.
Kebutuhan Mendesak di Madrasah Ibtidaiyah
Kepala Madrasah Ibtidaiyah Pembangunan, Wahyudi, menyampaikan bahwa terdapat sejumlah kebutuhan mendesak yang harus segera ditangani. Di antaranya adalah perbaikan ruang kelas dan fasilitas toilet. Kondisi fasilitas tersebut selama ini menjadi tantangan dalam menciptakan lingkungan belajar yang ideal bagi siswa tingkat dasar.
Wahyudi mengapresiasi langkah cepat UIN Jakarta yang langsung melakukan pengecekan ke seluruh ruang kelas. Ia optimistis bahwa dengan dukungan penuh dari universitas, MI Pembangunan dapat bertransformasi menjadi madrasah yang lebih modern dan representatif.
Apresiasi dari Madrasah Tsanawiyah
Hal serupa disampaikan oleh Kepala Madrasah Tsanawiyah Pembangunan, Jainal Mutaqien. Ia menilai gerak cepat Tim Integrasi UIN Jakarta sebagai sinyal positif bagi masa depan madrasah. Menurutnya, pembenahan fisik bangunan menjadi kebutuhan yang tidak bisa ditunda.
Jainal menyoroti pentingnya perbaikan atap bangunan agar tidak bocor, penggantian keramik yang sudah usang, serta pengecatan ulang gedung agar terlihat lebih segar. Selain itu, fasilitas kelas seperti papan tulis, perangkat multimedia, penerangan, pendingin ruangan, serta meja dan kursi belajar juga perlu segera diperbaiki agar proses pembelajaran berlangsung nyaman.
Fasilitas Modern untuk Pembelajaran Efektif
Pembenahan sarana prasarana tidak hanya berfokus pada aspek fisik bangunan. UIN Jakarta juga menaruh perhatian pada kelengkapan teknologi pembelajaran. Kehadiran perangkat seperti smart TV, sistem audio visual, dan fasilitas digital diharapkan dapat meningkatkan metode pengajaran.
Dengan fasilitas yang lebih modern, guru memiliki ruang lebih luas untuk berinovasi dalam menyampaikan materi. Siswa pun dapat menikmati pengalaman belajar yang lebih interaktif. Pendekatan ini sejalan dengan tuntutan pendidikan modern yang menekankan pemanfaatan teknologi secara optimal.
Lingkungan Belajar sebagai Hak Siswa
UIN Jakarta menegaskan bahwa penyediaan lingkungan belajar yang layak merupakan bentuk pelayanan pendidikan. Setiap siswa berhak mendapatkan ruang belajar yang aman, bersih, dan nyaman. Oleh karena itu, pembenahan madrasah bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga komitmen terhadap kualitas layanan pendidikan.
Lingkungan yang tertata dengan baik diyakini mampu meningkatkan motivasi belajar siswa. Guru pun dapat menjalankan tugasnya dengan lebih maksimal. Sinergi antara fasilitas yang memadai dan kualitas pengajar menjadi kunci terciptanya pendidikan yang unggul.
Arah Pengembangan Madrasah ke Depan
Ke depan, UIN Jakarta berharap Madrasah Pembangunan dapat menjadi model pengelolaan madrasah modern. Integrasi ke BLU memberikan peluang besar untuk melakukan inovasi berkelanjutan. Dengan perencanaan yang matang, pembenahan tidak hanya bersifat sementara, tetapi menjadi bagian dari strategi jangka panjang.
Modernisasi sarana prasarana diharapkan berjalan seiring dengan peningkatan kualitas kurikulum dan sumber daya manusia. UIN Jakarta menargetkan Madrasah Pembangunan sebagai lembaga pendidikan yang unggul, berdaya saing, dan mampu menjawab tantangan zaman.
Penutup: Transformasi Pendidikan Dimulai dari Fasilitas
Inventarisasi dan pembenahan sarana Madrasah Pembangunan menandai langkah awal transformasi pendidikan di bawah pengelolaan UIN Jakarta. Integrasi BLU menjadi pintu masuk bagi perubahan yang lebih terstruktur dan berkelanjutan. Dengan fasilitas yang lebih baik, kualitas pembelajaran diharapkan meningkat secara signifikan.
Langkah ini sekaligus menunjukkan komitmen UIN Jakarta dalam memberikan layanan pendidikan terbaik. Pembenahan sarana bukan hanya investasi fisik, tetapi juga investasi masa depan bagi generasi peserta didik Madrasah Pembangunan.

Cek Juga Artikel Dari Platform indosiar.site
