Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) ke-80 menjadi momentum penting bagi insan pers di seluruh Indonesia, termasuk di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah. Dalam suasana penuh kebersamaan dan semangat pembangunan, Sekretaris Daerah (Sekda) Morowali, Drs. Yusman Mahbub, M.Si, mengajak para jurnalis dan media lokal untuk terus bersinergi dalam mengawal pembangunan daerah.

Ajakan tersebut disampaikan Yusman Mahbub saat memberikan sambutan pada peringatan HPN ke-80 yang digelar di Taman Kota Fonuasingko Bungku, Desa Bente, Kecamatan Bungku Tengah, pada Minggu, 8 Februari 2026.

Bagi Sekda, pers bukan sekadar penyampai berita, melainkan mitra strategis pemerintah dalam membangun masyarakat yang lebih sadar informasi, kritis, dan terlibat aktif dalam pembangunan.


Media sebagai Sumber Informasi Edukatif

Dalam sambutannya, Yusman Mahbub menekankan pentingnya peran media sebagai sumber informasi yang edukatif bagi masyarakat.

Ia berharap insan pers di Morowali mampu menghadirkan pemberitaan yang tidak hanya cepat, tetapi juga berkualitas, berimbang, dan memberikan nilai pembelajaran.

“Saya berharap media lebih memberikan informasi yang baik, sehingga karya tulisnya dapat menjadi pembelajaran bagi masyarakat Kabupaten Morowali,” ujar Yusman.

Pernyataan ini menunjukkan bahwa media memiliki tanggung jawab besar dalam membentuk pola pikir publik. Informasi yang disampaikan media dapat mempengaruhi cara masyarakat memahami isu sosial, kebijakan pemerintah, hingga arah pembangunan daerah.


Pers Berfungsi Mengawal Pembangunan Daerah

Lebih jauh, Sekda menegaskan bahwa pers memiliki fungsi strategis dalam mengawal jalannya pembangunan daerah.

Menurutnya, media tidak hanya bertugas memberitakan kegiatan pemerintah, tetapi juga berperan sebagai kontrol sosial yang memastikan program pembangunan berjalan sesuai tujuan dan kebutuhan masyarakat.

Dengan adanya pengawasan dan kritik konstruktif dari pers, pembangunan daerah dapat lebih transparan dan tepat sasaran.

Pers menjadi jembatan antara pemerintah dan masyarakat, membantu menyampaikan aspirasi warga sekaligus menjelaskan kebijakan pemerintah dengan bahasa yang mudah dipahami.

Dalam konteks Morowali yang terus berkembang sebagai salah satu daerah industri dan pertumbuhan ekonomi, peran pers menjadi semakin penting agar pembangunan tidak hanya berorientasi pada fisik, tetapi juga pada kesejahteraan masyarakat.


Sinergi Pemerintah dan Pers untuk Morowali Maju

Ajakan bersinergi ini juga mencerminkan pentingnya kerja sama antara pemerintah daerah dan media.

Pemerintah membutuhkan pers untuk menyampaikan informasi program pembangunan kepada masyarakat secara luas. Sebaliknya, pers membutuhkan akses informasi yang terbuka agar dapat menjalankan fungsi jurnalistik secara profesional.

Sinergi ini diharapkan mampu menciptakan iklim komunikasi publik yang sehat, di mana pemerintah lebih transparan dan masyarakat lebih teredukasi.

Yusman Mahbub menegaskan bahwa pembangunan yang baik membutuhkan dukungan semua pihak, termasuk media sebagai pilar demokrasi.


Pesan Khusus untuk Aliansi Pewarta Labua

Dalam kesempatan tersebut, Sekda Morowali juga menyampaikan pesan khusus kepada Aliansi Pewarta Labua, salah satu komunitas pewarta yang aktif di daerah tersebut.

Ia mengajak para pewarta untuk terus berkontribusi positif bagi daerah melalui karya jurnalistik yang profesional, beretika, dan membangun.

“Selamat Hari Pers Nasional ke-80, dan selamat untuk Aliansi Pewarta Labua. Insya Allah ke depan semakin maju,” tutupnya.

Ucapan ini menjadi bentuk apresiasi pemerintah daerah kepada insan pers yang terus bekerja di lapangan, menyampaikan informasi kepada masyarakat, serta menjaga ruang publik tetap hidup dengan pemberitaan yang relevan.


Pers dan Etika Jurnalistik di Era Digital

Di era digital saat ini, tantangan dunia pers semakin besar. Informasi dapat menyebar begitu cepat melalui media sosial, namun tidak semuanya benar atau terverifikasi.

Karena itu, Sekda berharap insan pers tetap menjaga profesionalisme dan etika jurnalistik.

Pemberitaan yang berimbang dan berkualitas menjadi kunci agar media tetap dipercaya masyarakat.

Jurnalis memiliki tanggung jawab untuk menyajikan fakta, bukan sekadar sensasi. Pers juga diharapkan menjadi pelopor literasi informasi, membantu masyarakat memilah berita yang valid di tengah derasnya arus hoaks dan disinformasi.


Hari Pers Nasional sebagai Refleksi Peran Media

Peringatan HPN bukan hanya seremonial tahunan, tetapi juga menjadi refleksi penting tentang peran pers dalam kehidupan bangsa.

Pers telah menjadi bagian dari sejarah Indonesia, mulai dari perjuangan kemerdekaan hingga era demokrasi modern.

Di tingkat daerah seperti Morowali, pers memegang peran penting dalam mendukung pembangunan lokal, mengangkat potensi daerah, serta menjadi suara masyarakat.

Dengan peringatan HPN ke-80 ini, diharapkan insan pers semakin kuat, mandiri, dan mampu menjawab tantangan zaman dengan karya jurnalistik yang berkualitas.


Kesimpulan: Pers sebagai Mitra Strategis Pembangunan

Ajakan Sekda Morowali, Yusman Mahbub, kepada insan pers untuk bersinergi mengawal pembangunan daerah menjadi pesan penting dalam peringatan Hari Pers Nasional ke-80.

Pers tidak hanya berfungsi sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai mitra strategis pemerintah dan masyarakat dalam menciptakan pembangunan yang transparan, tepat sasaran, dan berorientasi pada kesejahteraan publik.

Dengan pemberitaan yang edukatif, profesional, dan berimbang, insan pers Morowali diharapkan terus berkontribusi positif dalam membangun daerah.

Momentum HPN ini menjadi pengingat bahwa pers yang kuat adalah salah satu fondasi utama bagi daerah yang maju dan masyarakat yang cerdas.

Baca juga : https://beritapembangunan.web.id/investasi-rp500-miliar-percepat-kdkmp-di-pandeglang/

Cek Juga Artikel Dari Platform : pontianaknews

By Blacky