Pemerintah Kota Bima terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis komunitas. Hal tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama pembangunan Gerai Koperasi Merah Putih (KMP) Kelurahan Kodo oleh H. A. Rahman, Senin (29/12/2025). Kegiatan yang berlangsung di kawasan Gatsu, eks Bumi Perkemahan Kodo, ini menjadi tonggak awal penguatan ekonomi masyarakat di tingkat kelurahan.
Peletakan batu pertama ini bukan sekadar seremoni pembangunan fisik, melainkan simbol dimulainya langkah strategis Pemerintah Kota Bima dalam mendorong kemandirian ekonomi rakyat. Koperasi Merah Putih diproyeksikan menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat yang berbasis kebersamaan, gotong royong, dan keadilan sosial.
Hadirkan Sinergi Lintas Sektor
Acara tersebut turut dihadiri oleh perwakilan Kodim 1608/Bima, Kabag Pemerintahan Setda Kota Bima, Camat Rasanae Timur, Lurah Kodo, Lurah Lampe, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Ketua Koperasi Merah Putih Kelurahan Kodo beserta jajaran pengurus, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat.
Kehadiran unsur TNI dan Polri dalam kegiatan ini mencerminkan kuatnya sinergi lintas sektor dalam mendukung agenda pembangunan daerah. Pemerintah Kota Bima menilai kolaborasi tersebut sebagai fondasi penting dalam menjaga stabilitas keamanan sekaligus menciptakan iklim kondusif bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Koperasi sebagai Pilar Ekonomi Rakyat
Dalam sambutannya, Wali Kota Bima menegaskan bahwa Koperasi Merah Putih merupakan simbol kebersamaan dan kemandirian ekonomi rakyat. Ia menekankan bahwa koperasi bukan hanya badan usaha, tetapi juga wadah pemberdayaan masyarakat yang mengedepankan nilai keadilan dan partisipasi anggota.
“Koperasi Merah Putih adalah simbol kebersamaan dan kemandirian ekonomi rakyat. Koperasi ini diharapkan menjadi wadah tumbuhnya usaha masyarakat, memperkuat daya beli warga, serta menciptakan ekosistem ekonomi lokal yang berkelanjutan,” ujar H. A. Rahman.
Menurutnya, keberadaan gerai koperasi di tingkat kelurahan akan memudahkan masyarakat dalam mengakses kebutuhan ekonomi, sekaligus membuka peluang usaha baru yang dapat dikelola secara kolektif oleh warga.
Lebih dari Sekadar Bangunan Fisik
Wali Kota Bima juga mengingatkan bahwa keberhasilan koperasi tidak semata-mata ditentukan oleh megahnya bangunan atau kelengkapan fasilitas. Faktor utama yang menentukan keberlanjutan koperasi adalah partisipasi aktif anggota, tata kelola yang profesional, serta rasa memiliki dari seluruh masyarakat.
Ia menegaskan komitmen penuh Pemerintah Kota Bima untuk mendukung pembangunan Gerai Koperasi Merah Putih Kelurahan Kodo, baik dari sisi kebijakan maupun pendampingan. Namun, ia berharap masyarakat juga mengambil peran aktif dalam menghidupkan koperasi tersebut.
“Keberhasilan koperasi ini sangat bergantung pada kita semua. Partisipasi anggota, pengelolaan yang transparan, dan rasa memiliki adalah kunci utama agar koperasi benar-benar memberikan manfaat,” tegasnya.
Sejalan dengan Gerakan Kota Bima BISA
Dalam kesempatan yang sama, Wali Kota Bima mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan Gerai Koperasi Merah Putih sebagai bagian dari gerakan Kota Bima BISA (Bersih, Indah, Sehat, dan Asri). Menurutnya, penguatan ekonomi harus berjalan seiring dengan terciptanya lingkungan yang tertib, bersih, dan nyaman.
“Saya mengajak kita semua menjaga kebersihan, keindahan, dan kenyamanan lingkungan koperasi ini. Ekonomi yang kuat harus tumbuh di lingkungan yang sehat dan tertata,” katanya.
Ia menilai bahwa lingkungan yang bersih dan tertib akan memberikan rasa nyaman bagi masyarakat maupun konsumen, sehingga aktivitas ekonomi dapat berkembang secara optimal.
Apresiasi untuk DPRD, TNI, dan Polri
Dalam sambutannya, Wali Kota Bima juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada DPRD Kota Bima, TNI, dan Polri atas sinergi yang terus terjalin dalam mendukung kebijakan pembangunan daerah. Menurutnya, stabilitas keamanan dan dukungan lintas sektor merupakan prasyarat penting bagi keberhasilan pembangunan ekonomi rakyat.
Kehadiran Kodim 1608/Bima dan Polres Bima Kota dalam kegiatan tersebut dinilai sebagai bukti nyata kolaborasi antara pemerintah daerah dan aparat keamanan dalam menjaga kondusivitas wilayah.
Pesan untuk Pengurus Koperasi
Kepada pengurus Koperasi Merah Putih Kelurahan Kodo, Wali Kota Bima berpesan agar koperasi dikelola secara transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kesejahteraan anggota. Ia berharap gerai koperasi ini dapat menjadi pusat aktivitas ekonomi yang jujur, hidup, dan berkelanjutan.
Pengelolaan koperasi yang profesional, menurutnya, akan meningkatkan kepercayaan masyarakat dan mendorong lebih banyak warga untuk bergabung sebagai anggota. Dengan demikian, koperasi dapat berkembang menjadi motor penggerak ekonomi kelurahan.
Tonggak Awal Pembangunan Ekonomi Berbasis Kelurahan
Peletakan batu pertama pembangunan Gerai Koperasi Merah Putih Kelurahan Kodo menandai dimulainya fase baru penguatan ekonomi berbasis kelurahan di Kota Bima. Pemerintah Kota Bima berharap koperasi ini dapat menjadi contoh bagi kelurahan lain dalam membangun ekonomi rakyat yang mandiri dan berkeadilan.
Menutup sambutannya, Wali Kota Bima secara resmi memulai pembangunan dengan peletakan batu pertama, seraya berharap proses pembangunan dapat berjalan lancar, tepat waktu, dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat.
“Semoga pembangunan ini membawa manfaat nyata bagi masyarakat dan menjadi contoh penguatan ekonomi kerakyatan di Kota Bima,” pungkasnya.
Dengan hadirnya Gerai Koperasi Merah Putih Kelurahan Kodo, Pemerintah Kota Bima optimistis roda perekonomian masyarakat akan semakin bergairah. Koperasi diharapkan menjadi ruang bersama bagi warga untuk tumbuh, berdaya, dan sejahtera melalui semangat kebersamaan dan gotong royong.
Baca Juga : Forum RKPD 2027 Gunungsitoli, Wali Kota Tekankan Tepat Sasaran
Jangan Lewatkan Info Penting Dari : koronovirus

